Didampingi ICARE Jabar : Petani Naik Kelas Jadi Pengusaha, Siap Pasok Kentang Super untuk Warga
Garut - Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BBRMP) Jawa Barat bersama Koperasi Sukaresmi Mulus Rahayu menggelar Bimtek Manajemen Tata Kelola Agribisnis Kentang pada Rabu (17/06). Langkah strategis ini memastikan petani tidak lagi sekadar pandai menanam, melainkan bertransformasi menjadi pengusaha pertanian profesional yang mampu meraup keuntungan maksimal di tengah dinamisnya permintaan pasar.
Bagi publik dan petani, keuntungan dari kegiatan ini adalah pergeseran nyata menuju agribisnis modern yang efisien. Melalui bimbingan praktisi ahli Hikmah Farm Pangalengan, petani dibekali strategi jitu untuk menekan biaya produksi, memitigasi risiko gagal panen, menjaga standar kualitas, hingga memperluas jaringan pemasaran. Hasilnya, petani mampu menciptakan nilai tambah pada panen mereka, menghasilkan produk kentang berdaya saing tinggi dengan harga yang lebih stabil dan menguntungkan.
Dampak jangka panjang dari inisiatif ini sangat nyata bagi perekonomian daerah dan ketahanan pangan. Kesejahteraan keluarga petani akan melonjak seiring dengan peningkatan produktivitas dan kemandirian usaha mereka. Di sisi lain, masyarakat luas sangat diuntungkan dengan jaminan ketersediaan pasokan kentang lokal bermutu tinggi di pasaran, yang sekaligus mengukuhkan posisi Garut sebagai sentra komoditas unggulan penggerak roda ekonomi kerakyatan secara berkelanjutan.